Literafest X Teater Kuju Hadirkan Teater “Ideologi Binatang!”, Hidupkan Sastra dan Budaya di Panggung TBJ
PERTUNJUKAN: Salah satu adegan dalam teater berjudul Ideologi Binatang.-ist/jambi independent-
JAMBI,JAMBIKORAN.COM - Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia (HIMSI) Universitas Jambi (Unja), mengadakan kegiatan Litera Festival (Literafest) yang berkolaborasi dengan Teater Kuju sukses menggelar acara seni bertajuk "Menghidupkan Sastra dan Budaya Melalui Seni Pertunjukan" di Taman Budaya Jambi (TBJ), Jumat, 12 Desember 2025.
Kegiatan ini menampilkan pertunjukan teater berjudul "Ideologi Binatang!" yang disutradarai oleh Rilect Amigos.
Pementasan digelar sebanyak dua kali, yakni pada pukul 15.30 WIB dan 19.30 WIB, serta mendapat sambutan antusias dari para penonton.
BACA JUGA:Pengurus IKANO Unja Dilantik, Rektor Tekankan Peran Strategis Alumni
BACA JUGA:UNJA Tuan Rumah Forum Besar PTN Barat 2025 : Sinergi Riset untuk Kampus Berdampak
Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat literasi, sastra, dan budaya di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui media seni pertunjukan dan kompetisi sastra yang edukatif dan kompetitif.
Pertunjukan "Ideologi Binatang!" tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menyajikan kritik sosial yang dikemas melalui dialog dan adegan panggung yang sarat makna.
Naskah dan penyajiannya menghadirkan refleksi mendalam tentang kehidupan, kekuasaan, serta nilai-nilai kemanusiaan yang relevan dengan realitas sosial saat ini.
Selain pertunjukan teater, Literafest X Teater Kuju juga menghadirkan berbagai perlombaan sastra tingkat nasional, sebagai upaya memperluas ruang apresiasi dan partisipasi generasi muda dalam dunia literasi.
Adapun cabang lomba yang diselenggarakan untuk tingkat siswa menengah atas dan mahasiswa meliputi cipta puisi, dan baca puisi.
Sementara untuk perlombaan yang tingkat mahasiswa meliputi perlombaan baca puisi, cipta puisi, menulis cerpen, resensi buku, serta lakon.
Ketua Pelaksana Literafest X Teater Kuju, Azzam Munajat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya selaku ketua pelaksana mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak, ibu, dan teman-teman sekalian. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal menyukseskan acara ini. Tanpa kerja keras teman-teman, acara ini tidak akan terselenggara,” ujar Azzam, Jumat (12/12).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
BACA JUGA:Herlambang Dikembalikan ke Unja, Dirut RSUD Dijabat Pelaksana Tugas
BACA JUGA:Kapolres Muaro Jambi Atensi Curanmor di Area Kampus Unja dan UIN
“Kami mewakili panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan kata maupun kekurangan dalam penyelenggaraan acara. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat diikuti dengan seksama dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tambah Azzam.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, Sovia Wulandari, turut mengapresiasi terselenggaranya Literafest X Teater Kuju sebagai ruang ekspresi dan refleksi sastra melalui seni pertunjukan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai wadah kreatif bagi mahasiswa dan pelaku seni untuk menyalurkan gagasan sastra ke dalam bentuk pertunjukan. Kami berharap Literafest dapat terus menjadi ruang dialog antara sastra, budaya, dan masyarakat,” kata Sovia Wulandari.
Melalui penyelenggaraan Literafest X Teater Kuju, panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan.
Selain itu, diharapkan acara ini senantiasa memperoleh dukungan dari seluruh mahasiswa Sastra Indonesia, para dosen, serta senior dan alumni Sastra Indonesia, guna memperkuat sastra dan budaya di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, seni pertunjukan teater dan kompetisi sastra diharapkan dapat terus menjadi momentum yang efektif dalam menghidupkan nilai-nilai sastra dan budaya.