Lima Rumah Hangus dan Dua Dirobohkan, Kerugian Mencapai Rp 350 Juta
HANGUS: Lima rumah warga yang hangus terbakar tak bersisa.-HARPANDI/JAMBI INDEPENDENT-
MUARASABAK,JAMBIKORAN.COM - Kobaran api menghanguskan beberapa rumah warga di kawasan pasar penduduk di Desa Bhakti Idaman, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur, Sabtu (24/1).
Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, melalui Kapolsek Mendahara, Iptu Syafriwal, dalam keterangannya menyampaikan, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 11.00, di RT 08, Dusun Bakti, Desa Bhakti Idaman.
Dugaan sementara, titik api berasal dari salah satu rumah warga atas nama Rodiah. Yang mana api berasal dari bagian dapur rumah Rodiah, dan pada saat itu dirinya sedang mandi sedangkan suaminya sedang ke kebun.
"Rodiah yang melihat api sudah membakar bagian dapur rumahnya, sempat panik dan berupaya mengevakuasi anaknya," ucapnya.
Dikarnakan api semakin besar, Rodiah langsung berlari keluar rumah menyelamatkan anaknya yang berada di dalam rumah.
"Dalam upaya menyelamatkan anaknya dari dalam rumahnya yang terbakar, Rodiah mengalami luka bakar dibagian lengan kanan dan kaki sebelah kanan," ujar Iptu Syafriwal.
Pada saat itu, kobaran api juga merambat ke dua rumah lainnya disamping rumah Rodiah. Dua rumah tersebut dalam keadaan kosong, yang ditinggal oleh penghuni karena menghadiri acara aqiqah.
Akibat kobaran api yang semakin membesar, membuat api dengan mudah menjalar ke beberapa rumah di sekitarnya.
Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Tidak lama, upaya pemadaman dibantu juga oleh pihak kepolisian, perangkat desa dan Damkar.
Selain menghanguskan lima rumah warga, dalam kejadian ini 2 rumah terpaksa dirobohkan untuk memutus jalur sambaran api yang berkobar dalam insiden ini.
Dalam kejadian, dua unit sepeda motor ikut hangus terbakar dengan barang-barang berharga lainnya milik warga yang rumahnya dilahap Si Jago Merah.
Untuk korban luka bakar sudah mendapat penanganan medis di Fasilitas Kesehatan (Faskes) setempat. Sedangkan untuk warga yang rumahnya terbakar dalam kejadian ini, untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat dan saudara terdekat.
"Total kerugian materil dalam musibah ini ditaksir Rp 350 juta. Kami masih mengepulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi, guna memastikan penyebab kebakaran ini," ungkapnya.
Musibah kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di Kabupaten Tanjab Timur dalam kurun waktu satu minggu.
Sebelumnya, musibah kebakaran terjadi di Kelurahan Muarasabak Ilir, Kecamatan Muarasabak Timur, yang menghanguskan 1 rumah dan satu bangunan beden 2 pintu, Kamis 22 Januari 2026, pagi.