Lakukan Patroli Harian, Pastikan Keberangkatan Kapal Penuhi Aspek Keselamatan

Capt. Boyke Aries Sonatha, Kepala KSOP Kelas IV Muara Sabak.-Foto : Harpandi-Jambi Independent

MUARASABAK,JAMBIKORAN.COM - Menindaklanjuti Instruksi Menteri Perhubungan Nomor 3 Tahun 2025 tentang pengawasan keselamatan transportasi di danau, sungai dan penyeberangan, KSOP Kelas IV Muara Sabak mengambil langkah strategis dengan memperkuat koordinasi lintas instansi di wilayah Kabupaten Tanjab Timur.

Capt. Boyke Aries Sonatha, Kepala KSOP Kelas IV Muara Sabak, saat diwawancarai di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah menyurati Bupati Tanjab Timur sebagai tindak lanjut atas instruksi tersebut. Upaya ini mendapat respons positif dari pemerintah daerah.

"Alhamdulillah, respon dari Bupati sangat baik. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim,beserta jajaran. Dari hasil koordinasi tersebut, tercapai kesepakatan bersama untuk melaksanakan pengawasan secara terpadu," ucapnya.

BACA JUGA:Tukang Parkir di Jelutung Dibacok Remaja, Luka Parah di Kepala dan Jari

BACA JUGA: Bupati Muaro Jambi BBS Audiensi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri

Dirinya juga menjelaskan bahwa, pengawasan keselamatan transportasi air tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik dari unsur kementerian maupun pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten.

Setelah kesepakatan ini berjalan, KSOP Kelas IV Muara Sabak berharap kolaborasi lintas instansi dapat terus terjaga dan berjalan secara berkelanjutan.

Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, mempermudah proses pengawasan, serta memberikan pelayanan transportasi yang lebih aman, efektif dan efisien kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas akan melakukan patroli harian guna memastikan setiap keberangkatan kapal memenuhi aspek keselamatan.

Selain itu, dilakukan pendataan terhadap kapal dan penumpang, meliputi nama nahkoda, tujuan pelayaran, serta jumlah penumpang.

BACA JUGA:Diimingi Keuntungan Rp1 Juta, Pemuda di Suka Karya Terpaksa Dibui

BACA JUGA:Curi Kipas Angin dan Radio di Mushola

Data tersebut selanjutnya dilaporkan ke pelabuhan tujuan agar tercipta sinkronisasi informasi antara pelabuhan keberangkatan dan pelabuhan tujuan.

"Petugas dari Dinas Perhubungan juga turut mendampingi dalam kegiatan pendataan di lapangan, sehingga data yang dihimpun akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan