ISPA Penyakit Terbanyak Sepanjang 2025

Kadinkes Provinsi Jambi, Dr. dr. Hj. Ike Silviana, MKM, Sp. KKLP, FISQua.-SEPTIN RITA ANDINI/JAMBI INDEPENDENT-

JAMBI,JAMBIKORAN.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Jambi mengungkapkan 10 penyakit terbanyak yang ditangani Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sepanjang tahun 2025. Dari data tersebut, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyakit yang paling dominan di tengah masyarakat Jambi.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dr. dr. Hj. Ike Silviana, MKM, Sp. KKLP, FISQua mengatakan, data tersebut bersumber dari laporan Puskesmas yang menginput diagnosa menggunakan standar International Classification of Diseases atau ICD-10.
“Yang paling tinggi itu Acute Nasopharyngitis atau common cold, atau ISPA ringan seperti batuk dan pilek,” kata dr. Ike
Berdasarkan data Top 10 Diagnosa FKTP Provinsi Jambi Tahun 2025, penyakit terbanyak adalah Acute Nasopharyngitis (ISPA ringan/batuk pilek), hipertensi primer, dyspepsia (gangguan pencernaan), ISPA unspecified, demam tidak diketahui penyebabnya, batuk, diabetes melitus non-insulin, myalgia (nyeri otot), headache (sakit kepala), dan demam sebab lain/tidak diketahui. 
Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi juga memantau penyakit melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), yaitu sistem yang digunakan untuk mengantisipasi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Melalui SKDR tahun 2025, ISPA tetap berada di urutan tertinggi, disusul diare akut, suspek dengue atau demam berdarah, influenza-like illness, tifoid, pneumonia, hingga gigitan hewan penular rabies,” jelasnya.
dr. Ike juga mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“ISPA bisa disebabkan virus, bakteri atau perubahan cuaca. Kuncinya ada di daya tahan tubuh,” ujarnya.
dr. Ike menyarankan masyarakat untuk makan teratur dan bergizi, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, istirahat cukup, rutin berolahraga, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Selain itu, masyarakat yang mengalami batuk dan pilek diminta menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan etika batuk.
“Kalau sudah sakit dan tidak membaik, jangan ragu untuk datang ke fasilitas kesehatan,” tutupnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan