Tonjolkan Budaya hingga Wisata Alam, Pemkab Kerinci Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Lewat Agenda Tahunan
Pemerintah Kerinci melaksanakan kegiatan festival Danau Kerinci yang menjadi slaah satu ikon menarik kunjungan wisatawan. -ist-
KERINCI, JAMBIKORAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan angka kunjungan wisatawan melalui agenda tahunan, sebagai langkah menarik minat masyarakat untuk menikmati obyek wisata di daerah tersebut.
"Kita berusaha menarik kunjungan melalui agenda tahunan yang telah disusun, sehingga menjadi daya tarik orang berkunjung menikmati objek wisata yang ada," kata Bupati Kerinci Monadi saat menjadi pembicara kuliah perdana mahasiswa jurusan Ilmu Sosial dan Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyusun kalender wisata dengan menonjolkan khasanah budaya, kuliner hingga wisata alam.
Rancangan tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke Kerinci.
BACA JUGA:Pilkades Serentak 54 Desa di Tebo Digelar Juni Mendatang, Habiskan Anggaran Sebesar Rp 1,4 Miliar
BACA JUGA: RDP Lintas Komisi DPRD Batang Hari dengan PT Super Home Berlangsung Panas
Salah satu agenda pada April 2026 mendatang, pemerintah daerah menggelar lomba lari di medan alam ekstrim (ultra trail running) Kerinci 100, dimana acara tersebut menawarkan kategori jarak 100 kilometer (K), 70K, 30K dan 12K dengan rute melintasi hutan tropis, rawa dan danau di kaki gunung Kerinci.
"Nanti pada April kita ada kegiatan Internasional, sudah ada 600 orang yang mendaftar, mudah-mudahan kegiatan itu mampu mendorong pariwisata Kerinci dikenal lebih luas,"ujarnya.
Monadi mengakui, akses jalan menjadi kendala dalam menarik kunjungan wisata ke daerah itu yang jarak tempuh dari ibukota provinsi sekitar 10 jam jalur darat, namun hal itu tidak menyurutkan penggiat wisata dan pemerintah daerah untuk terus mempromosikan potensi pariwisata di Kerinci.
Sedangkan untuk jalur udara, keberadaan bandar udara (Bandara) Depati Parbo di Kabupaten Kerinci sejauh ini dinilai belum mampu menjadi pendorong pergerakan wisatawan. Mengingat landasan pacu (runway) belum memenuhi klasifikasi untuk pendaratan pesawat berbadan lebar.
BACA JUGA:Semua Jalan dan Jembatan Nasional Pulih Pascabencana
Pihaknya mendorong agar pemerintah pusat melakukan upaya penambahan panjang landasan dari 1.800 meter menjadi 2.500 meter, guna mampu melayani pendaratan pesawat berbadan lebar, tentu akan sangat menunjang perkembangan sektor pariwisata di Kerinci termasuk Kota Sungai Penuh.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah perjalanan wisatawan nusantara menurut tujuan di Provinsi Jambi tercatat, selama Desember 2025 jumlah kunjungan di Kabupaten Kerinci mencapai 47.987 orang. (*)