Sungai Batanghari Bangkit di Layar Lebar, Film Mantagi Bongkar Misteri Air dan Luka Alam Jambi

Sutradara dan para pemain Film Mantagi. -ist-

JAMBI, JAMBIKORAN.COM - Mantagi: Air dan Manusia hadir sebagai warna baru perfilman daerah dengan mengangkat kebudayaan Melayu Jambi melalui aliran Sungai Batanghari yang legendaris.

Film ini tidak sekadar menyuguhkan cerita, tetapi merangkai identitas masyarakat dari hulu hingga hilir dalam balutan misteri dan spiritualitas.

Disutradarai oleh Taufik Hidayat Rusti, Mantagi menjadikan sungai terpanjang di Sumatra itu sebagai nadi utama narasi.

Pengambilan gambar dilakukan di sejumlah wilayah strategis yang dialiri Batanghari, mulai dari Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, Kabupaten Muaro Jambi, hingga kawasan pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

BACA JUGA: 9 Ribu Warga Dicoret dari PBI, Wali Kota Maulana Pastikan Kuota Diganti untuk yang Benar-Benar Berhak

BACA JUGA:Harga Pangan di Sarolangun Stabil, Ada Lonjakan Harga Cabai dan Daging Menjelang Ramadan

Menurut Taufik, air dipilih sebagai simbol utama karena sungai bukan hanya jalur geografis, melainkan juga ruang hidup yang menyatukan nilai, tradisi, dan kesadaran ekologis masyarakat Melayu Jambi.

Perbedaan dialek, adat istiadat, hingga kebiasaan warga dari hulu sampai hilir dirangkai dalam satu benang cerita yang sarat makna.

Alih-alih tampil menggurui, film ini mengajak penonton menyelami pesan lingkungan secara reflektif.

Tema “manusia dan air” digambarkan sebagai hubungan timbal balik: ketika manusia menjaga alam, alam memberi kehidupan; sebaliknya, eksploitasi menghadirkan konsekuensi yang tak terhindarkan.

BACA JUGA:Menlu RI Tegaskan Dukungan terhadap Palestina

BACA JUGA:Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan, Walikota Sebut untuk Jaga Ketertiban dan Kekhusyukan

Yang menarik, produksi film ini turut melibatkan warga lokal sebagai bagian dari proses kreatif. Beragam properti khas daerah digunakan secara autentik untuk memperkuat suasana budaya Melayu Jambi di setiap adegan.

Aktor asal Merangin, Ide Bagus Putra, memerankan dua sisi karakter dalam satu tubuh: Jamal dan representasi “hantu air”.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan