Golkar Sebut Kritik DPR Penting

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham.-Antara/Jambi Independent-Jambi Independent

Maka dari itu, ia berpendapat kritik publik seharusnya diolah menjadi bahan perbaikan kebijakan, bukan sekadar memperuncing jurang politik.

Di sisi lain, dirinya juga meminta anggota DPR meningkatkan kepekaan terhadap kondisi rakyat.

“Kalau komunikasi diperbaiki, saling menghormati dijaga, saya yakin bangsa ini bisa keluar dari situasi sulit. Jangan ada lagi sikap memaksakan kehendak,” tutur Idrus.

Dengan demikian, dia berharap hubungan antara rakyat dan DPR dapat kembali terjalin secara sehat, sehingga kritik benar-benar menjadi sarana memperkuat demokrasi, bukan memicu kebencian.

Sejalan dengan Idrus, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebelumnya turut meminta publik tidak terjebak pada tuntutan membubarkan DPR.

Melalui podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official yang ditayangkan Selasa 26 Agustus 2025, dia menyebut DPR, sekeras apa pun kritik yang diterima, tetap bagian dari sistem demokrasi.

“Semarah-marahnya rakyat, DPR tetap lah instrumen konstitusi. Itu lebih baik daripada membubarkan DPR dan partai politik,” ujar Mahfud.

Mahfud menilai unjuk rasa yang dilakukan merupakan bentuk kekecewaan rakyat. Namun, sebagian masyarakat yang tidak memahami tata cara bernegara melihat pembubaran DPR sebagai jalan pintas, padahal secara hukum itu tidak mungkin dilakukan.(*/Viz)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan