Jumlah Kasus Stunting di Jambi Naik, Al Haris Rencana Gerakan 5B

Gubernur Jambi, Al Haris.-IST/JAMBI INDEPENDENT-Jambi Independent
JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris menyoroti serius persoalan stunting yang belakangan menunjukkan tren kenaikan di Provinsi Jambi.
Dalam rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu, 27 Agustus 2025, Al Haris menegaskan agar penanganan stunting tak dianggap sebagai pekerjaan sampingan.
“Stunting jangan diperlakukan seperti tugas tambahan. Ini harus menjadi pekerjaan utama kita semua,” ujar Al Haris.
Al Haris menyampaikan, tercatat angka stunting di Jambi meningkat dari 13,5 persen menjadi 17,1 persen. Lonjakan ini membuat Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan langkah rencana kegiatan yang disebut gerakan 5B.
BACA JUGA:Prabowo Hilangkan Bonus Komisaris BUMN
BACA JUGA:Provinsi Jambi Dapat Pengampuan KJSU, Dari Kemenkes Republik Indonesia
Program 5B itu, kata Al Haris, mencakup kontribusi pejabat daerah dalam bentuk bantuan pangan dan dana.
“Lima butir telur, lima kilogram beras, dan lima puluh ribu rupiah,” katanya
Adapun, untuk skema tersebut yakni, pejabat eselon II diwajibkan menyumbang dua kali dalam sebulan, sementara pejabat eselon III minimal sekali.
Sementara, bantuan yang terkumpul akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan, dengan harapan dapat meningkatkan asupan gizi keluarga miskin.
Lebih lanjut, dengan adanya pola tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi gerakan nyata yang menumbuhkan kesadaran kolektif. (cr01/enn)