Humor Gagap

Jumat 12 Jul 2024 - 18:12 WIB
Reporter : dahlan iskan
Editor : Rizal Zebua

Memang debat di CNN kemarin terlihat Biden kalah energetik dari Trump. Biden kelihatan sangat tua. Ingatannya juga sempat terganggu saat ingin mengucapkan jaminan  kesehatan.

BACA JUGA:Simak! Ini Dia 6 Tips Agar Cepat Hamil

BACA JUGA:Begini Cara dan Cek Besaran Dana KJP Plus 2024 Tahap 1 Gelombang 2 

Tapi gaya Biden memang begitu. Sejak dulu. Saya lihat kondisi Biden masih sangat kuat. Bahwa ia terlihat lemah karena gayanya memang seperti itu. 

Sebagai orang yang berumur 82 tahun bicara Biden masih sangat cepat. Gaya Biden bicara memang begitu: gerak bibirnya sangat tidak kentara. 

Dan Anda sudah tahu: saat remaja Biden memang punya kelemahan bicara. Ia gagap. Parah. Lalu ia berusaha keras untuk bisa bicara normal. Berbagai cara ia lakukan. Sampai sering berkumur dengan es batu sambil berlatih bicara. 

Biden akhirnya sembuh. Bisa bicara lancar. Bahkan bisa terpilih sebagai anggota Senat termuda. Saat itu umurnya 31 tahun. Rekor itu belum terpecahkan sampai sekarang. 

BACA JUGA:5 Efek Samping Terlalu Sering Minum Kopi

BACA JUGA:Simak! Ini Dia 6 Tips Agar Cepat Hamil

Biden memang tidak mengandalkan keunggulan orasi. Ia pasti kalah. Biden lebih mengandalkan kejujuran,  gaya hidup, reputasi dan kinerja. Termasuk ia selalu naik kereta api dari rumahnya di Delaware ke kantornya di Senat Amerika di Washington DC. 

Di debat Capres 2020 pun gaya Biden juga seperti itu. Kalah agresif dengan Trump. Toh Biden yang terpilih. 

Sedang Trump bicaranya cepat, lancar, dengan intonasi yang sangat menarik. Tapi isinya banyak klaim tanpa fakta. 

Saya lihat belum ada tokoh yang se-pede Trump dalam mengklaim prestasi tanpa dukungan fakta. Juga ketika menyerang Biden: tanpa fakta. Praktis menghina. 

BACA JUGA:Begini Cara dan Cek Besaran Dana KJP Plus 2024 Tahap 1 Gelombang 2

BACA JUGA:Ini Sinopsis dan Daftar Pemain Film Project Silence, Tayang di Bioskop Indonesia Hari ini

Padahal rakyat Amerika sangat menjunjung tinggi kejujuran. Akankah itu akan jadi kelemahan Trump di mata pemilih Amerika? 

Kategori :