VIRAL! Bapak Jebol Pintu Toilet Demi Tolong Wanita Terkunci, Malah Dimarahi karena Sudah Lapor Satpam

Bapak-bapak berjongkok dan menjebol pintu toilet dengan tangan kosong demi menolong wanita yang terkunci di dalamnya.-Tangkap layar Tiktok-

JAMBIKORAN.COM – Sebuah insiden yang terekam dalam sebuah video pendek berhasil menjadi perbincangan hangat dan menimbulkan dilema etika di kalangan warganet.

Video tersebut memperlihatkan aksi heroik seorang bapak-bapak yang berinisiatif menjebol pintu toilet demi menolong seorang wanita yang terkunci di dalamnya.

Namun, niat baiknya tersebut justru berujung pada kemarahan si wanita karena dinilai bertindak gegabah.

Kejadian yang viral di media sosial tersebut memperlihatkan upaya penyelamatan yang dramatis.

BACA JUGA:Pelaku Gunakan Kerudung untuk Menyamar, Kotak Amal Dua Masjid di Jambi Dicuri

BACA JUGA:Pelaku Gunakan Kerudung untuk Menyamar, Kotak Amal Dua Masjid di Jambi Dicuri

Dalam rekaman, tampak si bapak harus bersusah payah merobek dan menjebol bagian bawah pintu kayu toilet dengan tangan kosong hingga tercipta lubang yang cukup besar. Ia melakukannya karena mendengar teriakan minta tolong dari dalam.

Setelah berhasil membuka pintu dan membebaskan wanita tersebut, respons yang didapatkan si bapak ternyata jauh dari kata terima kasih.

Narasi dalam video menjelaskan bahwa si wanita memarahi pria yang menolongnya karena merasa tindakannya tidak perlu.

Alasan si wanita: ia sudah lebih dulu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan (sekuriti) gedung atau lokasi tersebut.

BACA JUGA:Maulana Datangi Kemenaker RI Dorong Pemagangan dan Balai Latihan Kerja Tematik

BACA JUGA:Serukan Disiplin dan Keterbukaan Informasi Jailani Jabat Plt Kadisdik

Unggahan video dengan narasi, "Kalau begini siapa yang salah. Niat menolong, malah diomelin," sontak memicu perdebatan sengit di kolom komentar. Warganet terbagi menjadi dua kubu utama.

Kubu pertama membela si bapak, menilai aksinya sebagai tindakan spontan dan tulus untuk merespons jeritan minta tolong dalam kondisi darurat.

"Logikanya kalau sudah lapor security, ngapain teriak-teriak minta tolong? Otomatis orang sekitar kan juga ikut nolong," tulis akun @TUm21, yang komentarnya mendapat ribuan like.

Mereka menilai rasa kemanusiaan si bapak lebih diutamakan daripada prosedur formal.

BACA JUGA:Maulana Minta Dukungan Pusat, Untuk Transportasi Ramah Lingkungan di Jambi

BACA JUGA:HUT Ke-80 TNI, Wawako Diza Sampaikan Rasa Bangga Terhadap Prajurit TNI Sebagai Benteng Pertahanan NKRI

Sementara itu, sebagian warganet lain mencoba memahami perspektif si wanita. Kerusakan pada pintu mungkin menimbulkan kerugian materi yang harus ditanggung, apalagi jika pintu tersebut adalah fasilitas umum.

Namun, kritikan keras dialamatkan kepada si wanita yang dinilai tidak tahu berterima kasih atas upaya penyelamatan yang telah mengorbankan waktu dan tenaga si bapak.

Komentar lain menyoroti dampak psikologis yang mungkin dialami oleh si bapak. "Si bapak pasti trauma, gak bakal nolong-nolong lagi," tulis akun @zakar1ya.

Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana niat baik dapat berbenturan dengan miskomunikasi dan prosedur.

BACA JUGA:Pemprov Jambi Lakukan Efisiensi Besar-Besaran, Imbas Pemangkasan Anggaran Rp 1,5 T

BACA JUGA:Pemprov Jambi Lakukan Efisiensi Besar-Besaran, Imbas Pemangkasan Anggaran Rp 1,5 T

Penting bagi masyarakat untuk belajar dari kasus ini. Meskipun inisiatif menolong adalah hal yang mulia, komunikasi dan koordinasi tetap krusial, terutama di area yang memiliki petugas keamanan.

Namun, yang paling ditekankan warganet adalah pentingnya solidaritas dan apresiasi terhadap orang yang telah berkorban demi keselamatan orang lain. Publik berharap agar si bapak tidak kapok untuk berbuat baik di masa depan. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan