Pembangunan IKN Berlanjut

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menjalankan amanat Presiden Prabowo untuk memastikan pembangunan IKN baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya, terus berjalan sesuai target.-2025 Humas Otorita IKN.-Ist/Jambi Independent-Jambi Independent

Dalam ranah pendidikan, Otorita IKN turut berkomitmen membangun ekosistem pembelajaran inklusif dan global. 

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program kolaborasi guru native speaker dari Inggris dengan SDN 006 Sepaku guna mengembangkan budaya literasi bahasa Inggris. 

Langkah tersebut sejalan dengan visi menjadikan Nusantara sebagai "Kota Dunia untuk Semua" dan mendukung persiapan generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045. 

Layanan pendidikan yang mencakup dari PAUD hingga SMA di Kawasan IKN Percontohan Pendidikan (KIPP) ditargetkan sudah bisa beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dengan standar internasional. 

Ketahanan pangan juga menjadi fokus utama pembangunan IKN dengan pengalokasian 10% wilayah untuk produksi pangan. 

Selama setahun terakhir, Otorita IKN membina 67 kelompok tani dan kelompok wanita tani dengan kegiatan urban farming, budidaya berkelanjutan, dan pengembangan komoditas seperti jamur dan madu. 

Komoditas unggulan khas IKN yaitu kopi liberika dari Kecamatan Sepaku telah direvitalisasi melalui penanaman lebih dari 2.000 bibit. 

Pada 10 Oktober 2025, penanaman serentak 1.010 bibit kopi di IKN dikabarkan memecahkan rekor muri serta memperkuat posisi Nusantara sebagai wilayah produksi pangan strategis yang berdaya saing. 

Aspek kesehatan masyarakat jugan tak luput dari perhatian Otorita IKN. Klinik yang dikelola memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada penduduk sekitar dengan lebih dari 877 peserta telah mendapatkan manfaat. 

Program ini menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas kesehatan masyarakat yang merupakan pondasi bagi produktivitas dan keberlanjutan pembangunan ibu kota baru Nusantara. 

Basuki Hadimuljono mengatakan, momentum pembangunan yang telah berlangsung adalah bukti nyata bahwa visi Presiden untuk masa depan Indonesia tidak bisa ditunda lagi. 

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan IKN bukan hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai tonggak transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045. 

“We are at the point of no return. Tidak ada keraguan dalam membangun IKN. Semua langkah yang diambil kini sepenuhnya diarahkan untuk mencapai target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028, sesuai dengan arahan Presiden,” kata Basuki. (*) 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan