Panduan Merawat Lensa Kontak agar Terhindar dari Infeksi Mata
Ilustrasi Lensa Kontak.--Alodokter
JAMBIKORAN.COM - Lensa kontak menjadi alternatif populer bagi pengguna kacamata karena lebih praktis dan tidak mudah rusak. Selain tidak mengganggu penampilan, lensa kontak memberikan kenyamanan bagi banyak orang dalam beraktivitas.
Meski demikian, pemakaian lensa kontak memerlukan perawatan ekstra agar tidak menimbulkan masalah kesehatan pada mata.
Para ahli menegaskan bahwa kebersihan lensa kontak perlu dijaga secara ketat untuk mencegah infeksi serta penyakit mata lainnya. Pengguna disarankan selalu mencuci dan mengeringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa kontak.
Bagi yang menggunakan riasan mata, lensa kontak perlu dipasang sebelum berdandan dan dilepas sebelum membersihkan make up. Lensa kontak juga harus dilepas saat mandi atau berenang untuk menghindari kontak dengan air.
BACA JUGA:Sejumlah Siswa SMAN 72 Minta Pindah Sekolah
BACA JUGA:Ponpes Al Khoziny Bakal Dibangun Pakai APBN
Pengguna juga diimbau tidak tidur sambil memakai lensa kontak karena dapat menghambat aliran oksigen ke mata. Kondisi ini bisa memicu infeksi, peradangan, hingga iritasi.
Selain itu, lensa kontak sebaiknya dilepas ketika mata kelilipan dan tidak digunakan kembali hingga mata pulih sepenuhnya.
Untuk menjaga lensa tetap bersih, cairan pembersih khusus yang direkomendasikan oleh dokter atau apotek wajib digunakan.
Air biasa tidak dianjurkan karena dapat mengandung organisme berbahaya, seperti Acanthamoeba, yang dapat memicu infeksi serius.
BACA JUGA:Kopi (K)Mojang
BACA JUGA:Sengketa Lahan Gambut Jaya Tuntas Akhir 2025
Lensa kontak juga perlu dibersihkan setiap selesai digunakan dan disimpan dalam kotak khusus berisi larutan pembersih berbasis hidrogen peroksida. Kotak penyimpanan harus rutin dibersihkan dan diganti setiap tiga bulan.
Pengguna lensa kontak sekali pakai tidak perlu melakukan pembersihan, karena lensa dapat langsung dibuang setelah satu kali pemakaian. Lensa kontak jenis ini tidak boleh digunakan lebih dari sehari.
Meski aman jika digunakan dengan benar, lensa kontak yang kotor dapat memicu sejumlah penyakit mata. Infeksi, iritasi, ulkus kornea, konjungtivitis, dan abrasi kornea menjadi risiko yang dapat muncul akibat kebersihan lensa yang buruk.
Apabila pengguna mengalami gejala seperti mata merah, iritasi, bengkak, nyeri, keluar kotoran terus-menerus, penglihatan kabur, atau sensitif terhadap cahaya, pemeriksaan ke dokter mata perlu dilakukan segera. Penanganan cepat dapat mencegah kondisi bertambah parah dan melindungi kesehatan mata. (*)