Hindari Iritasi Pada Kulit dan Rambut Bayi

--

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, membagikan tips penting dalam merawat kulit dan rambut bayi agar tetap sehat dan terhindar dari iritasi.


Menurut dr. Akbar, kulit bayi masih sangat tipis dan belum sekuat kulit orang dewasa. Kondisi tersebut membuat kulit bayi lebih rentan mengalami kekeringan maupun gangguan kulit lainnya jika tidak dirawat dengan tepat.


“Orang tua perlu memperhatikan betul produk perawatan kulit yang digunakan untuk bayi,” ujarnya.
Ia menganjurkan orang tua untuk menggunakan sabun mandi yang lembut dengan pH seimbang serta mengandung pelembap. Selain itu, penggunaan lotion atau pelembap dinilai penting untuk membantu mengunci kelembapan kulit bayi agar tidak kering.
“Pakai sabun yang lembut, dengan pH seimbang, yang banyak pelembapnya. Kemudian menggunakan lotion atau pelembap,” kata dr. Akbar.
Sementara itu, untuk perawatan rambut bayi, ia menyarankan agar orang tua memilih produk yang memiliki kandungan lembut dan melembapkan. Produk perawatan rambut bayi sebaiknya tidak mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) karena berisiko menyebabkan iritasi pada kulit kepala bayi.
Dr. Akbar juga meluruskan anggapan yang masih sering dipercaya masyarakat terkait membotaki rambut bayi. Menurutnya, mencukur rambut bayi hingga botak tidak akan memengaruhi ketebalan maupun panjang rambut di kemudian hari.
“Boleh saja bayi dibotakin, tetapi itu tidak ada pengaruh ke rambutnya menjadi lebih sehat atau lebat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa ketebalan dan panjang rambut bayi lebih dipengaruhi oleh faktor genetik yang diturunkan dari orang tua. Oleh karena itu, perawatan rambut bayi sebaiknya difokuskan pada kebersihan dan kesehatan kulit kepala, bukan pada mitos yang belum terbukti secara medis.(*/Viz)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan