27 SMK di Jambi Terima Revitalisasi
--
Program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Jambi terus berjalan dan telah menyelesaikan puluhan sekolah. Hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 27 SMK se Provinsi Jambi telah menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.
Hal itu di sampaikan langsung oleh Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Harmonis. Dia mengatakan, pelaksanaan program revitalisasi SMK ini langsung melibatkan pihak sekolah dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sementara Dinas Pendidikan Provinsi Jambi berperan sebagai pengawas dan menerima laporan dari sekolah.
“Yang berkontrak itu langsung antara kepala sekolah dengan PPK. Kami di Provinsi menerima laporan dan mengontrol saja, untuk pelaksanaan sejauh ini semua sekolah sudah selesai karena batas akhirnya 31 Desember,” kata Harmonis.
Harmonis Juga mengatakan total ada 27 SMK yang menerima program revitalisasi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi Jambi.
Di Kota Jambi sebanyak tiga sekolah, Batanghari satu sekolah, Muarojambi tiga sekolah, Tanjab Timur satu sekolah, Tanjab Barat dua sekolah, Bungo empat sekolah, Tebo tiga sekolah, Sarolangun tiga sekolah, dan Sungaipenuh satu sekolah.
“Totalnya ada 27 SMK se Provinsi Jambi,” kata Harmonis.
Sementara itu, terkait besaran anggaran Harmonis menyebut nilai bantuan bervariasi tergantung kebutuhan dan skala masing-masing sekolah. Untuk bantuan paling kecil, sekolah menerima sekitar Rp 300 juta yang umumnya digunakan untuk rehabilitasi ringan seperti perbaikan UKS dan fasilitas pendukung lainnya.
“Paling kecil itu sekitar 300 juta, biasanya hanya rehab-rehab, tapi ada juga yang sampai dua miliaran lebih karena banyak bangunan yang dibangun,” katanya.
Selain itu ia juga memastikan bahwa program revitalisasi masih akan berlanjut pada tahun 2026 guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana SMK seProvinsi Jambi.
“Untuk 2026 revitalisasi masih tetap ada,” tutupnya. (mg09/enn)