Ide Jualan di Depan Rumah yang Menguntungkan

--

Mayoritas pelaku usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagian besar dari mereka bergerak dalam skala rumahan. 


Itu berperan penting bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan dengan modal terbatas. 


Tren masyarakat pasca-pandemi juga menunjukkan peningkatan minat untuk membuka bisnis dari rumah. Karena lebih fleksibel dan hemat biaya operasional. 
Jika Anda berencana memulai usaha rumahan, berikut berbagai ide jualan depan rumah yang potensial, mudah dijalankan, dan memiliki permintaan pasar yang stabil. 
1. Tanaman Hias
Permintaan tanaman hias masih stabil sejak booming pada 2020-2022. Laporan oleh beberapa marketplace menunjukkan bahwa kategori “Taman dan Kebun” masih termasuk dalam 10 kategori produk dengan pertumbuhan penjualan tertinggi. 
Anda bisa memanfaatkannya dengan menjual aneka tanaman hias, pot dekoratif, hingga bibit tanaman. 
Penataan yang rapi dan perawatan tanaman yang baik akan meningkatkan nilai jual. Hal itu juga berpotensi menarik perhatian tetangga sekitar. 
2. Makanan Ringan dan Minuman 
Makanan ringan adalah kategori dengan pertumbuhan permintaan tinggi di berbagai platform e-commerce. Snack seperti keripik, makaroni pedas, hingga jajanan pasar memiliki penggemar lintas usia. 
Selain itu, kebutuhan akan minuman siap saji juga meningkat seiring kebiasaan masyarakat yang gemar membeli minuman kekinian. 
Menurut riset Top Brand Award, penjualan minuman seperti boba, kopi susu, dan Thai tea terus mengalami peningkatan tiap tahun.  
Anda dapat menjual es kopi, jus, Thai tea, hingga es cokelat. Mengikuti tren yang ada di media sosial sangat efektif untuk jenis usaha itu. 
Anda bisa menata produk di etalase depan rumah agar terlihat menarik. Keuntungan utamanya adalah modal kecil, risiko rendah, dan penjualannya relatif cepat. 
3. Sembako
Warung sembako termasuk usaha dengan permintaan paling stabil. Karena menjual kebutuhan pokok harian. Perputaran modal usaha itu pun terbilang cepat. 
Apalagi jika belum ada usaha serupa di wilayah Anda. Tetangga Anda akan memilih toko Anda sebagai opsi pertama. Anda bisa memulai dengan skala kecil. Seperti beras, minyak, telur, dan gula. 
4. Usaha Mainan dan Aksesori Anak
Mainan anak diminati sepanjang tahun. Barang itu aman jika disimpan lama. Momen-momen spesial seperti pesta ulang tahun atau perayaan Natal membuatnya tidak kehabisan pasar. 
Anda dapat memulai dengan menyediakan mainan edukatif, aksesori rambut, atau pernak-pernik anak. 
Letakkan rak display sederhana di depan rumah agar orang tua yang lewat dapat langsung melihat produk yang dijual. 
5. Katering Rumahan
Industri makanan selalu menjadi kategori paling besar dalam UMKM. Makanan rumahan banyak dicari. Karena lebih terjangkau dibandingkan makanan cepat saji brand-brand besar. 
Anda bisa menawarkan menu harian, paket diet, snack box, hingga pesanan acara. Atau, Anda bisa mulai dengan menjual makanan sarapan. Seperti nasi kuning, bubur ayam, hingga lontong sayur. 
Menu sarapan adalah usaha dengan perputaran cepat. Karena pembeli datang pada jam tertentu dan persiapannya dapat dilakukan sejak malam hari. Anda hanya perlu garasi atau teras sebagai tempat berjualan. 

6. Usaha Air Minum Isi Ulang
Konsumsi air minum isi ulang lebih disukai masyarakat. Karena lebih ekonomis dibanding air kemasan. 
Banyak depot air yang membuka peluang kemitraan. Sehingga Anda dapat menjadi agen resmi dengan modal terjangkau. Target pasarnya luas: rumah tangga, pekerja, hingga UMKM lain yang ada di lingkup kuliner. 
Melalui usaha itu, Anda tidak perlu memikirkan strategi yang rumit. Cukup dengan konsistensi dalam menjaga kebersihan, harga yang terjangkau, dan memastikan kualitas air selalu baik. 
7. Toko ATK dan Fotokopi
Meski banyak aktivitas beralih ke digital, kebutuhan alat tulis tetap tinggi. Terutama bagi pelajar dan pegawai kantor. Toko Alat Tulis Kantor (ATK) kecil di depan rumah bisa dipadukan dengan jasa print, laminating, dan fotokopi. 
Jika lokasi rumah Anda dekat sekolah atau perkantoran, potensi pasarnya akan lebih besar. Selain itu, Anda juga bisa mengembangkannya dengan jasa pas foto. 
Hal itu akan membuat toko Anda menjadi semakin lengkap. Anda akan dikenal sebagai pemasok kebutuhan administrasi konsumen. 
Cara Memulai Jualan di Depan Rumah
Berikut langkah agar usaha rumahan Anda berjalan lancar: 
1. Riset pasar dengan mencari tahu kebutuhan masyarakat sekitar dan tentukan produk yang relevan. 
2. Tentukan modal dan susun anggaran belanja awal. 
3. Siapkan lokasi berjualan yang bersih, mudah diakses, dan tertata profesional. 
4. Promosikan secara digital melalui berbagai media sosial maupun secara langsung saat bertemu dengan tetangga Anda. 
5. Daftarkan usaha ke marketplace untuk memperluas jangkauan. 
Usaha depan rumah menjadi salah satu cara untuk menambah penghasilan. Itu juga dapat menjadi langkah awal membangun bisnis jangka panjang. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan