Dua Pelaku Masih Diburu, Eks Geng Motor Terlibat Curanmor

Tiga pemuda yang diketahui pernah bergabung dalam kelompok geng motor di Kota Jambi, ditangkap polisi setelah diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan (curanmor). //// Tiga pemuda yang diketahui pernah bergabung dalam kelompok -IST/JAMBI INDEPENDENT-Jambi Independent

JAMBI – Pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), terkait kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan (curanmor) yang melibatkan mantan anggota geng motor di Kota Jambi.

Sejauh ini, tiga pelaku telah berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kota Baru.

 Mereka adalah AF (17), RG, dan JF (19), yang sebelumnya diketahui pernah bergabung dalam kelompok geng motor dan kini terlibat dalam tindak pidana curanmor.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap RG dan JF dilakukan setelah adanya laporan kehilangan dari tiga korban di lokasi berbeda, yakni kawasan Pal Lima, Kinclong, dan Kota Baru.

BACA JUGA:Warga Minta Tambahan LPJU, Tambahan Jalan dan Jembatan Beton

BACA JUGA:7 Kerbau Mati Terserang Penyakit

“Dua dari pelaku, RG dan JF, diduga melakukan penggelapan sepeda motor milik rekan kerja mereka di tempat pencucian kendaraan. Mereka berpura-pura meminjam motor, namun tidak pernah mengembalikannya,” ungkap Kompol Jimi.

Sementara itu, tersangka AF ditangkap setelah terbukti mencuri sepeda motor yang sedang diparkir di kawasan Kota Baru.

 Ketiga pelaku diketahui memiliki catatan kriminal sebagai bagian dari geng motor yang pernah membuat keresahan warga.

“Dulu mereka sering melakukan aksi ugal-ugalan, mengejar pengendara secara acak, bahkan membawa kabur motor yang ditinggal pemiliknya karena ketakutan,” tambahnya.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa sepeda motor hasil curian dijual ke luar wilayah Kota Jambi. 

Uang dari penjualan tersebut digunakan untuk membeli ponsel, narkoba jenis sabu, serta kebutuhan gaya hidup lainnya.

Kompol Jimi menegaskan, dua pelaku lain yang diduga masih satu jaringan dengan tersangka telah masuk dalam DPO dan saat ini dalam proses pencarian intensif.

“Keduanya masih buron. Kami menduga mereka saling mengenal dan memiliki peran dalam jaringan pencurian ini. Keterkaitan antar pelaku sedang kami dalami lebih lanjut,” tutupnya. (zen)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan