BACA JUGA:Badan Sering Pegal Setelah Bangun Tidur? Ini Dia 7 Posisi Tidur yang Baik Untuk Kesehatan
BACA JUGA:Efek Samping Makan Pepaya Berlebihan
Itu sebabnya, mencukupi kebutuhan cairan baik untuk sistem pencernaan.
3. Penggunaan obat-obatan tertentu
Penyebab susah buang air besar yang cukup umum terjadi adalah efek samping dari obat-obatan tertentu, misalnya obat pereda nyeri dan suplemen zat besi.
Jika obat-obatan yang sedang dikonsumsi adalah penyebab susah BAB atau sembelit. Maka minta dokter untuk mengubah resep obatnya agar pecernaan menjadi lancar.
4. Menstruasi
Menstruasi adalah penyebab sembelit yang sering dialami oleh perempuan. Sembelit saat menstruasi sebenarnya berkaitan dengan perubahan hormon tubuh.
Menjelang menstruasi, hormon progesteron yang diproduksi lebih banyak akan mengalami penumpukan.
BACA JUGA:Kebiasaan yang Bisa Merusak Mood
BACA JUGA:Simpel! Ini 5 Cara Mengatasi Rambut Agar Tidak Bau Apek
Selain itu, peningkatan progesteron dapat menyebabkan konstipasi selama masa ovulasi atau beberapa hari setelahnya.
5. Kehamilan
Sembelit saat hamil terjadi karena tubuh perlu meningkatkan hormon tertentu untuk mendukung pertumbuhan janin.
Namun, kenaikan hormon dalam jumlah besar menyebabkan pergerakan usus melambat dan membuat feses mengendap lebih lama.
Semakin lama feses berada di usus besar, semakin banyak cairan yang kembali diserap oleh tubuh. Akhirnya, feses semakin padat, kering, dan keras.